Hari ini adalah hari yang
menegangkan bagiku dan teman-temaku , karena hari ini pengumuman kelulusan kami
. rasanya begitu deg-degan dan menegangkan . sekitar jam 02.00 siang pengumuman
kelulusan akan di umumkan , sekitar jam 01.00 aku dan empat orang sahabatku
annis,iik,ubdi,zizah di temani orang tua kami masing-masing pergi ke sekolah
lebih awal karna jarak tempuh rumah dan sekolah yang cukup jauh sekitar 1 jam
dari rumah ke sekolah yang harus kami tempuh dengan jalan kaki. Jam dua tepat
kami baru sampai ke sekolah , orang tua kami langsung bergabung dengan orang
tua teman-teman kami yang lain begitupun dengan kami , kami bergabung dengan
teman-teman yang lain yang lagi pada ngrumpii alias ngosip .
“Heyy.. lagi pada ngrumpi apa
serius temen ketone kuwe laghh” tanya udbi , maning si ko lagi deg-degan kaya
kiye kowh kon ngrumpi ,miki jerene angkatane dewek ana sing ora lulus cah papat
, lanange telu wadone siji tapi mbuh sapa kuwe ,,, jawab atik . masa jere sapa
ko , paling anu mung nggo medeni-medeni dewek tok,, yah mbuh kwe ,eh tapi mbok
temenan piwe yah ,, emang ko jere sapa tikk ,, tanya iik,, jere Pak Guru miki
,, jawab atikk ,,, owh Pak sapa ,, Pak Edy,, lah percaya temen Pak Edy senenge
mbokk mung nglomboni dewek took hehehe ,, iyya si tapi yah aja kaya kuwe mbook
,, iya lagh .
Heyy ,, batir-batir cepetan
ming ngeneh , kertas pengumumane wis agi debagigna ,, iyya iyya , kami pun
langsung menuju aula untuk mencari tau apakah kami lulus apa tidak ..
sesampainya di depan aula sekolah mataku
terarah kepada ibuku ,, begitupun dengan teman – teman ku yang lain ,,
tiba-tiba terdengar suara 1,,2,,3 aba-aba dari bapak guru untuk membuka isi
amplop pengumuman ,, hati ku pun ber debar sangat kencangg ,, ku arahkan mata
ku ke ibu ku ,, lulus kamu lulus , ucap ibuku seketika deg-degan yang ku rasa
hilang , begitu pun dengan teman-teman ku yang lain . seketika air mata
kebahagian kami dan orang tua mengalirr ,, apalagi mendengar bahwa gosip akan
ada anak yang tidak lulus itu tidak benarr .. serentak kami lari ke lapangan
sepak bola ,, serentak aku dan teman-temanku bersujud syukur atas kelulusan
kami ,, walau nilai yang kami dapat tidak seperti yang kami harapkan tapi tah
apa yang terpenting itu adalah harus upaya ku , tetapi ber beda dengan
sahabatku annis nilainya begitu memuaskan ia bahkan tidak percaya itu nilainya
karna di antara kami yang biasanya nilai nya slalu unggul zizah dan diantara
kami belum pernah ada yang bisa menyainginya ,, tapi kali ini berbeda nilai zizah
menurun sangat drastis bahkan lebih rendah dari aku , iik dan ubdi .
Kami menangis karna bahagia telah bisa lulus ,, berbeda dengan zizah ia
menangis tak ada henti-henti nya mungkin karna penyesalan nilai nya yang turun
begitu drastis , walau kami sudah berusaha untuk menghiburnya tapi ia tak juga
berhenti dari tangisnya . setelah pengumuman kelulusan di umumkan kami dan
orang tua kami masing-masing bergegas cepat pulang karna hari semakin sore .melihat
zizah terus menangis orang tua kami pun berusaha untuk ikut menenangkannya dan
menasihatinya supaya menerima hasil ujian walau itu tidak sesuai yang ia
harapkan yang terpenting itu adalah usahanya sendiri jadi siapa lagi kalo bukan
kita yang menghargai usaha kita sendiri ,, tapi usaha orang tua kami untuk
menengkannya tidak membuahkan hasil , zizah tetap saja menangis apalagi melihat
raut muka ibunya yang menandakan bahwa ia sangat kecewa atas hasil yang di
peroleh zizah . ibunya pun tak mengatakan sekata pun untuk menenangkannya hati
nya ,, “Kamu ini anak yang cerdas nilai-nilaimu selama ini bagus selalu unggul
dari teman-teman kamu yang lain tapi kenapa di akhir ujian nilai kamu seperti
orang yang tak terdidik tak berpendidikan apa karna hanya laki-laki karna
pacaran nilai kamu jadi seperti ini, klo kamu ingin hanya pacaran udah bosan
sekolah harusnya kamu bilang dari awal ke
ibu supaya ibu ngga cape-cape ngeluarin uang banyak-banyak untuk nyekolahin
kamu toh hasilnya seperti ini ngga ada yang bisa ibu banggain yang ada bikin
malu keluarga, ibu sangat kecewa sama kamu , kalo kamu ingin semaumu sendiri
ngga mau di didik ibu lagi kamu ngga usah jadi anak ibu lagi ngga papa,
ibu ngga rugi.” Ucap ibunya tiba-tiba kami pun kaget mendengar kata
yang terucap dari ibu zizah . Kami hanya bisa terdiam mendengarkan kata-kata
kekecewan beliau kepada zizah .
Tapi menurut kami wajar
zizah mendapat nilai seperti itu karena hari-hari sebelum ujian yang biasa kami
gunakan untuk belajar ,dan lebih mendekatkan diri kepada yang maha kuasa ia
gunakan untuk hal-hal yang negatif seperti sering tidur di kelas tidak malu
berpacaran didalam kelas karna pacarnya satu kelas dengannya , dan lebih sering
berkata bohong bahkan sering mengumbar auratnya padahal sebelumnya di antara
kami berlima Cuma dia yang pemahamanya agamanya paling bahkan kami belajar
pemahaman agama islam kepadanya karna memang dia dari keturunan orang yang
‘alim , tapi entah kenapa semenjak dia berpacaran kebiasaan baiknya menghilang
begitu saja , kami pun sering mengingatkanya seperti dia dulu ketika kami
melakukan kesalahan dia slalu mengingatkan kami supaya kembali ke jalan yang
benar tapi setiap kali kami mengingatka dia slalu membatah yang nanggung dosa
kan aku bukan kalian , klo ngga nanti langsung bertaubat kan bisa lagian aku
masih muda ,setiap mendengar kat-kata
itu kami pun hanya bisa terdiam .. mungkin ini adalah peringatan sekaligus
peringatan atas perbuatan yang slama ini ia perbuat itu menyelewang/salah yang
tak mau mendengarkan nasihat orang tuanya padahal nasihat itu yang akan
membuatnya sukses tapi ia malah mengabaikannya.
Sampai di pertigaan jalan
yang memutuskan arah jalan rumah aku,iik ubdidan anis dengan rumah zizah ibunya
masih saja ngutarakan kekecewaan nya , dan kami pun tak bisa berbuat apa-apa
selain mendoakan supaya ia kembali ke jalan yang benar.
setelah kejadian itu kami tak pernah mendengar berita tentang zizah lagi
....
tapi setelah beberapa bulan kemudian kami mendapat berita bahwa sekarang
ia melanjutkan sekolah ke pondok pesantren dan kebiasaan buruknya yang dulu
telah hilang nilai-nilainya pun sudah kembali seperti biasa yang tidak bisa di
saingi oleh siapapun ... termasuk akuuuu.
“ selesai “
Karya : Nur Setiyaningsih
😊👍
BalasHapus