Suasana kelas sedang
kacau-kacaunya saat itu , anak-anak berkeliaran kesana kemari , sampah-sampah
pesawat kertas berserakan ,meja kursi tak berpasang-pasangan , tanpa arah pasti
.
Terlihat seorang anak duduk
tenang di pojok belakang , di bangku kelas 3 , SD swasta Pelosok . suasana
hening seketika dengan datangnya seorang guru mata pelajaran Pendidikan
Kewarganegaraan , yang sering kali dilafalkan PKn oleh murid .
“anak-anak , buka buku
cetak kalian halaman 17” perintah guru .
“iya buuu”. Sahut
anak-anak .
Karena gurunya terlalu baik ,
sabar , tidak sombong , dan suka menabung , sampai tak merasa risih sedikitpun
dengan keadaan kelasnya yang super berantakannya.
Jam pelajaran pun terus
berlangsung , guru menjelaskan dan anak-anak tidak menghiraukan . jarum jam
melaju dengan begitu lambat . sampai akhirnya , bel pulang berbunyi ..
Jkring
kring kring kringJ
“yee , pulang “ sorak anak
dalam kelas tersebut , terkecuali anak pojokan belakang , yang memang terkenal
diamnya . namun , paling bisa memperhatikan ajaran gurunya .
Tanpa diketahui siapapun ,
pada pembelajaran hari itu , ternyata anak tersebut menemui kejanggalan dalam
buku cetaknya , yaitu berupa kata yang tidak ia ketahui arti dan maknanya . sebenarnya
, anak tersebut ingin bertanya pada guru baiknya , tapi karena rasa malu yang
berlebihan dalam dirinya , iapun mengurungkan niatnya untuk bertanya hari itu .
dia berpikir , dia bisa bertanya pada pembelajaran berikutnya , atau mungkin bertanya pada emak
babehnya di rumah .
Dalam perjalanan pulang , kata
tersebut every
secon terlintas di fikirannya . sampai akhirnya ia sampai di depan
rumahnya dan mendapati emaknya sedang “napeni
beras” . dengan gegas , ia
menghampiri emaknya .
“mak , KPK apaan sih ?”
tanyanya .
Ibunya yang tak berpendidikan
itu hanya bengong dan kemudian menggeleng , mengisyaratkan kalo dirinya tidak
tahu .
Si anak langsung paham dengan
isyarat dari emaknya itu . ia pun langsung berbalik badan dan melangkahkan kaki
menjauh dari emaknya . tiba-tiba , dari dalam rumah terdengar suara dengan
sedikit berteriak .
“KPK itu Kantong Penuh
Kebohongan”
Si
anak langsung girang mendengar jawaban itu , tanpa tahu kalo itu right or false
. kemudian masuk ke rumah dengan senyum semangat .
*****
Pada jam pelajaran pendidikan
kewarganegaraan berikutnya , ia kembali menjumpai KPK di dalam buku cetaknya .
namun , kini tak ada lagi rasa bingung terlintas di pikirannya , ia merasa
sudah benar-benar tau apa makna kata tersebut .
Sampai pada detik-detik jam pelajaran
berakhir , guru baik bertanya ,
“anak-anak , kalian tau apa itu KPK ?”
“kata simbah saya , KPK itu singkatan
dari Komisi Pemberantasan Korupsi” sahut seorang teman .
Si anak pojokan tidak terima dengan jawaban
itu , dan memberanikan diri untuk berdiri , kemudian membantah dengan lantang .
“salah bu ! KPK itu Kantong Penuh
Kebohongan”
Guru baik tersentak kaget dengan jawabannya
. tanpa mengeluarkan sepatah katapun , guru baik langsung meninggalkan kelas
dengan cengar-cengir menahan tawa .
Anak sekelas itu , memandanginya dengan
wajah-wajah bingung ,, hening .
The end
Karya : Wahyu afriliana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar