Pages - Menu

Senin, 15 Desember 2014

KPK dalam ANEKDOT


   Suasana kelas sedang kacau-kacaunya saat itu , anak-anak berkeliaran kesana kemari , sampah-sampah pesawat kertas berserakan ,meja kursi tak berpasang-pasangan , tanpa arah pasti .
   Terlihat seorang anak duduk tenang di pojok belakang , di bangku kelas 3 , SD swasta Pelosok . suasana hening seketika dengan datangnya seorang guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan , yang sering kali dilafalkan PKn oleh murid .
       “anak-anak , buka buku cetak kalian halaman 17” perintah guru .
       “iya buuu”. Sahut anak-anak .

   Karena gurunya terlalu baik , sabar , tidak sombong , dan suka menabung , sampai tak merasa risih sedikitpun dengan keadaan kelasnya yang super berantakannya.
   Jam pelajaran pun terus berlangsung , guru menjelaskan dan anak-anak tidak menghiraukan . jarum jam melaju dengan begitu lambat . sampai akhirnya , bel pulang berbunyi ..
Jkring  kring kring kringJ

       “yee , pulang “ sorak anak dalam kelas tersebut , terkecuali anak pojokan belakang , yang memang terkenal diamnya . namun , paling bisa memperhatikan ajaran gurunya .
   Tanpa diketahui siapapun , pada pembelajaran hari itu , ternyata anak tersebut menemui kejanggalan dalam buku cetaknya , yaitu berupa kata yang tidak ia ketahui arti dan maknanya . sebenarnya , anak tersebut ingin bertanya pada guru baiknya , tapi karena rasa malu yang berlebihan dalam dirinya , iapun mengurungkan niatnya untuk bertanya hari itu . dia berpikir , dia bisa bertanya pada pembelajaran  berikutnya , atau mungkin bertanya pada emak babehnya di rumah .
   Dalam perjalanan pulang , kata tersebut every secon terlintas di fikirannya . sampai akhirnya ia sampai di depan rumahnya dan mendapati emaknya sedang “napeni beras” . dengan gegas ,  ia menghampiri emaknya .

       “mak , KPK apaan sih ?” tanyanya .
   Ibunya yang tak berpendidikan itu hanya bengong dan kemudian menggeleng , mengisyaratkan kalo dirinya tidak tahu .


   Si anak langsung paham dengan isyarat dari emaknya itu . ia pun langsung berbalik badan dan melangkahkan kaki menjauh dari emaknya . tiba-tiba , dari dalam rumah terdengar suara dengan sedikit berteriak .

       “KPK itu Kantong Penuh Kebohongan”
   Si anak langsung girang mendengar jawaban itu , tanpa tahu kalo itu right or false . kemudian masuk ke rumah dengan senyum semangat .
*****

   Pada jam pelajaran pendidikan kewarganegaraan berikutnya , ia kembali menjumpai KPK di dalam buku cetaknya . namun , kini tak ada lagi rasa bingung terlintas di pikirannya , ia merasa sudah benar-benar tau apa makna kata tersebut .
   Sampai pada detik-detik jam pelajaran berakhir , guru baik bertanya ,
       “anak-anak , kalian tau apa itu KPK ?”
       “kata simbah saya , KPK itu singkatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi” sahut seorang teman .
   Si anak pojokan tidak terima dengan jawaban itu , dan memberanikan diri untuk berdiri , kemudian membantah dengan lantang .
       “salah bu ! KPK itu Kantong Penuh Kebohongan”
   Guru baik tersentak kaget dengan jawabannya . tanpa mengeluarkan sepatah katapun , guru baik langsung meninggalkan kelas dengan cengar-cengir menahan tawa .
   Anak sekelas itu , memandanginya dengan wajah-wajah bingung ,, hening .

                                                                   The end


Karya : Wahyu afriliana










Tidak ada komentar:

Posting Komentar