Hari 1
Pertama masuk MTS MUH 06 Karang
Reja,Kutasari aku sama temen MI aku bingung mau ke Aula MTS,soalnya mau tanya
sama kakak kelasnya masih malu karena belum kenal. Akhirnya sama guru MTS di
beri tahu aulanya di mana,lalu aku sama temen-temen duduk bersama Cuma saling
diem aja,soalnya bingung mau ngapain.Pas lagi duduk diem di belakang aku ada
anak-anak putri dari MI kedung jampang,tapi ada anak satu yang jail dia ngrusak
boneka yang ada di krudung aku setelah jatuh bonekanya dia Cuma bilang “tu
bonekany jatuh” seperti itu,padahal temen aku ada yang liat kalau dia
yang ngrusak.Habis itu ada gurunya ,sama gurunya semua anak baru di kasih
kertas satu lembar untuk perkenalan sama teman-teman yang lain tapi aku nggak kenalan
sama anak yang tadinya jail sama aku,karena aku sebel banget sama anak
itu.Habis perkenalan kan sama gurunya di suruh ngumpul di lapangan ketemunya
anak itu lagi sampai
bosen........hehehehehehe
Berangkat naik angkot lalu sampai di sekolahan tapi tempatnya masih di
aula.sudah jam 7 Kepala sekolahnya masuk ke aula untuk menyampaikan sambutan
sedikit dan guru yang lain ada yang masuk untuk membagi kelas.aku
kelasnya VII c,di kelas itu Cuma 2 anak termasuk aku yang dari MI yang lain di
kelas VII b. Beberapa hari aku akrab sama temen-temen satu kelas,mungkin dunia
itu sempit yahhh....??? ternyata di kelas itu aku bertemu sama temen yang
dulunya TK bersama .Namanya Fajriana Setiasih biasa di panggil Tia,dia anak Limbangan
juga semenjak aku kenal sama dia sekarang kita jadi sahabat deket bngett.
Beberapa hari ada anak
baru yang masuk ke MTS sama guru nya dia di masukkan di kelas VII c yaitu di kelas aku.Namanya Sin Zulekha biasa di panggil leha dia tinggal di kaligawe,pertama tuh dia anaknya pendiem banget sampai-sampai di tanya sama temen-temen nya nggak mau jawab Cuma diemmm aja,sama anak laki-laki ada yang ngatain dia bisu karena dia tidak mau bicara. Hari demi hari akhirnya dia mau bicara tapi mau bicaranya Cuma sama anak perempuan dan juga bermain bersama. Dan sekarang Tia Leha dan aku menjadi temen deket.Kemana-kemana pasti selalu bersama-sama sampai-sampai gurunya ada yang bilang katanya aku,tia dan leha seperti anak kembar 3 dan juga guru lain ada yang mengatakan “ini anak bertiga pasti kemana-mana selalu bersama emangnya kalian nggak pada bosen apa bersama terus” temen ku menjawab “yah nggak bu, kan temen deket kemana-mana yah harus bersama”.
baru yang masuk ke MTS sama guru nya dia di masukkan di kelas VII c yaitu di kelas aku.Namanya Sin Zulekha biasa di panggil leha dia tinggal di kaligawe,pertama tuh dia anaknya pendiem banget sampai-sampai di tanya sama temen-temen nya nggak mau jawab Cuma diemmm aja,sama anak laki-laki ada yang ngatain dia bisu karena dia tidak mau bicara. Hari demi hari akhirnya dia mau bicara tapi mau bicaranya Cuma sama anak perempuan dan juga bermain bersama. Dan sekarang Tia Leha dan aku menjadi temen deket.Kemana-kemana pasti selalu bersama-sama sampai-sampai gurunya ada yang bilang katanya aku,tia dan leha seperti anak kembar 3 dan juga guru lain ada yang mengatakan “ini anak bertiga pasti kemana-mana selalu bersama emangnya kalian nggak pada bosen apa bersama terus” temen ku menjawab “yah nggak bu, kan temen deket kemana-mana yah harus bersama”.
Pas kelas VIII kelasnya juga bersama lagi yaitu di kelas VIII b,di kelas VIII b
ada anak yang bilang “senang yah dari kelas VII sampai kelas VIII bersama lagi”
aku jawab “yah lah”.Dan kelas IX juga bersama lagi sampai habis ujian juga
masih bersama,tpi sekarang udah pisah semua aku sekarang sekolahnya di SMK MUH 1
PURBALINGGA dan tinggalnya juga di Purbalingga,Tia sekarang sekolahnya di SMK N
1 KUTASARI sedangkan Leha sekolahnya di SMK Jakarta tapi aku kurang tau Leha
sekolahnya di SMK apa,semuanya sekolahnya di SMK dan juga jurusannya sama yaitu
AKUNTANSI.Tapi aku sekarang nggak tau bagaimana kabar mereka sekarang soalnya
sekarang aku sudah tidak pernah hubungin mereka ber dua.Mudah-mudahan si mereka
baik-baik saja.Tapi sekarang juga aku sudah punya temen-temen yang baik sama
aku.
Karya : Atun Hasanah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar